Meja Hijau
Sejarah dan budaya di balik kasino
Sejarah

Sejarah bingo: dari lotere Italia ke aula gereja Amerika

Bingo, permainan angka yang sederhana dan menghibur, memiliki sejarah panjang yang berakar pada lotere Italia abad keenam belas dan berkembang menjadi permainan sosial yang dicintai. Ini kisah perjalanannya, lengkap dengan legenda-legenda yang menyertainya dan mana yang benar-benar terbukti.

oleh Larasati Dewi · 31 Oktober 2026

Bingo adalah salah satu permainan angka paling sederhana dan paling dicintai di dunia, dimainkan di aula gereja, pusat komunitas, dan tempat hiburan di banyak negara. Pemain mencocokkan angka yang dipanggil dengan kartu mereka, dan yang pertama melengkapi pola tertentu berteriak menang. Kesederhanaan inilah yang membuatnya begitu abadi dan bisa dinikmati semua usia. Tetapi di balik permainan yang tampak sederhana ini tersembunyi sejarah panjang yang berakar hingga lotere Italia berabad-abad lalu, sebuah perjalanan yang membentang dari Italia ke Prancis, ke Amerika, dan ke seluruh dunia. Menelusuri sejarah bingo adalah menyaksikan bagaimana sebuah permainan bisa berevolusi lintas budaya dan abad, sekaligus belajar memilah mana bagian dari kisahnya yang terbukti dan mana yang merupakan legenda yang sering diulang.

Akar di lotere Italia

Bingo menelusuri asal-usulnya hingga sebuah permainan lotere Italia yang sudah dimainkan sekitar abad keenam belas, yang sering dikaitkan dengan lotere nasional Italia. Permainan lotere ini menyebar ke Prancis pada abad kedelapan belas, di mana ia dikenal dengan nama Le Lotto dan dimainkan di kalangan bangsawan, menggunakan kartu dengan susunan angka yang menjadi cikal bakal kartu bingo modern. Dari Prancis, permainan ini juga menyebar ke Jerman, di mana ia dipakai secara edukatif untuk mengajar anak-anak berhitung, mengeja, dan mengenal nama-nama benda.

Akar lotere Italia ini, penyebaran ke Prancis pada abad kedelapan belas, dan penggunaan edukatif di Jerman semuanya terdokumentasi dengan cukup baik. Yang perlu disikapi dengan sedikit kehati-hatian hanyalah tanggal pasti asal-usulnya; angka abad keenam belas adalah perkiraan umum, dan klaim yang lebih spesifik tentang usia yang sangat tua sebaiknya diperlakukan sebagai perkiraan, bukan tanggal pendirian yang presisi. Yang jelas, garis keturunan bingo membentang jauh ke belakang, menjadikannya bukan penemuan modern melainkan hasil evolusi panjang dari permainan lotere yang telah dimainkan lintas negara Eropa selama berabad-abad.

Dari beano ke bingo

Kisah bingo modern mengambil bentuknya di Amerika. Permainan ini dibawa ke Amerika Serikat dan dimainkan di karnaval dengan nama beano, di mana pemain menandai angka yang dipanggil pada kartu mereka menggunakan biji-bijian kering, dan pemenang berteriak beano. Nama beano dan penggunaan biji sebagai penanda ini terdokumentasi dengan baik. Salah satu tokoh yang membantu menstandarkan permainan ini di karnaval sekitar awal dekade dua puluhan adalah seorang yang bekerja di kawasan Pennsylvania, meski tokoh yang paling terkenal dalam kisah ini datang belakangan.

Tokoh itu adalah Edwin Lowe, seorang penjual mainan dari New York. Menurut catatan, pada bulan Desember tahun sembilan belas dua puluh sembilan, Lowe melihat orang bermain beano di sebuah karnaval keliling dekat Atlanta. Ia membawa gagasan itu kembali ke New York, memproduksi kartu permainan, dan mengomersialkannya dengan nama bingo, mendirikan perusahaannya sendiri. Peran Lowe dalam mempopulerkan dan mengomersialkan permainan ini terdokumentasi dengan baik. Adapun asal nama bingo sendiri, ada cerita yang sering diulang bahwa nama itu muncul ketika seorang pemain yang gembira secara tidak sengaja berteriak bingo alih-alih beano saat menang. Cerita asal nama ini sebaiknya disikapi sebagai anekdot yang menyenangkan namun belum tentu terbukti, bukan sebagai fakta yang pasti, karena sumber-sumber pun menyajikannya sebagai klaim, bukan kepastian.

Legenda profesor matematika

Salah satu bagian paling terkenal dari cerita bingo adalah kisah tentang seorang profesor matematika yang konon dipekerjakan Lowe untuk memperbanyak jumlah kombinasi kartu bingo yang unik, agar tidak terlalu banyak pemain menang bersamaan. Menurut cerita ini, sang profesor menghasilkan ribuan kartu dengan kombinasi angka yang berbeda-beda. Bagian dari kisah ini yang terdokumentasi adalah bahwa perusahaan Lowe memang meningkatkan jumlah kombinasi kartu menjadi lebih dari enam ribu; angka enam ribu kombinasi ini cukup solid sebagai hasil produksi perusahaan.

Namun bagian lain dari cerita ini perlu disikapi dengan skeptisisme yang jujur. Nama spesifik sang profesor dan afiliasinya dengan universitas tertentu tidak muncul dalam sumber-sumber ensiklopedis yang tepercaya, melainkan sebagian besar beredar di situs-situs industri dan trivia. Yang paling perlu dihati-hati adalah embel-embel cerita bahwa sang profesor konon menjadi gila setelah menyelesaikan tugas memperbanyak kartu itu; detail ini adalah bagian dari folklor yang diulang di banyak tempat tanpa dasar yang kuat. Maka, meski fakta bahwa jumlah kartu ditingkatkan hingga ribuan adalah nyata, seluruh episode tentang sang profesor bernama tertentu yang menjadi gila sebaiknya diperlakukan sebagai legenda yang belum terbukti, bukan sejarah yang terdokumentasi. Membedakan mana yang fakta dan mana yang legenda adalah bagian dari menceritakan sejarah dengan jujur.

Permainan sosial yang abadi

Bagian dari kisah bingo yang terdokumentasi dengan baik adalah bagaimana permainan ini menyebar dengan cepat sebagai sarana penggalangan dana, terutama bagi gereja-gereja di Amerika, selama dekade sembilan belas tiga puluhan. Pada masa Depresi Besar, banyak gereja mengadopsi bingo sebagai cara mengumpulkan dana, dan permainan ini menjadi populer secara nasional sebagai kegiatan sosial dan amal. Perpaduan antara kesederhanaan permainan, sifatnya yang sosial, dan kemampuannya menggalang dana menjadikannya cocok untuk komunitas, dan dari sinilah bingo mengukuhkan tempatnya dalam budaya Amerika dan kemudian dunia.

Warisan bingo sebagai permainan sosial tetap kuat hingga kini. Di banyak tempat, bermain bingo bersama adalah kegiatan komunitas yang mempertemukan orang, cara untuk bersosialisasi sambil menikmati ketegangan ringan menunggu angka yang tepat dipanggil. Dari akarnya di lotere Italia berabad-abad lalu, melalui perjalanannya ke Prancis dan Jerman, ke karnaval Amerika sebagai beano, hingga komersialisasinya sebagai bingo dan penyebarannya lewat aula gereja, permainan ini telah membuktikan daya tahannya yang luar biasa. Menelusuri sejarahnya, lengkap dengan memilah fakta dari legenda, mengungkap bahwa di balik permainan angka yang sederhana ini tersembunyi kisah panjang tentang bagaimana hiburan sederhana bisa melintasi budaya dan zaman, menjadi milik bersama banyak generasi dan bangsa, dan tetap dicintai justru karena kesederhanaannya yang mengundang semua orang untuk ikut bermain.

Sumber

  1. Bingo (American version) — Wikipedia: asal lotere Italia, beano, dan Edwin Lowe
  2. Edwin S. Lowe — Wikipedia: komersialisasi bingo dan asal namanya

— Larasati Dewi menulis untuk Meja Hijau. Larasati Dewi menulis esai panjang tentang tempat dan orang di balik dunia perjudian, dengan minat khusus pada arsitektur dan sejarah sosial. Ia menelusuri sumber agar ceritanya berpijak, bukan sekadar enak dibaca.